Mobilyaelemani – Memasuki paruh kedua musim 2025/2026, optimisme tinggi menyelimuti Stadion San Mames. Ernesto Valverde, sosok pelatih kawakan yang kini menjalani periode sukses bersama Athletic Club, kembali menegaskan tekadnya untuk membawa klub ke level yang lebih tinggi. Pernyataan “Kami Ingin Melangkah Maju” bukan sekadar basa-basi kompetisi, melainkan sebuah pernyataan misi dari tim yang telah berjuang bertahun-tahun untuk kembali ke elit Eropa.

Bagi Athletic Club, musim ini adalah musim pembuktian. Setelah berhasil menembus Liga Champions dan bersaing ketat di papan atas La Liga, klub berjuluk Los Leones (Singa) ini tidak ingin hanya menjadi pelengkap. Valverde menyadari bahwa ekspektasi publik Bilbao telah meningkat, dan tantangan yang mereka hadapi pun semakin kompleks.

Ernesto Valverde Ambisi di Panggung Eropa, Bertahan di Liga Champions

Ernesto Valverde Ambisi di Panggung Eropa, Bertahan di Liga Champions
Ernesto Valverde Ambisi di Panggung Eropa, Bertahan di Liga Champions

Salah satu pencapaian terbesar Ernesto Valverde dalam beberapa tahun terakhir adalah membawa Athletic Bilbao kembali ke Liga Champions musim 2025/2026. Menghadapi lawan-lawan sekelas Arsenal, klub raksasa dari Inggris, Valverde secara terbuka mengakui tingkat kesulitan kompetisi ini namun tetap menyimpan ambisi besar.

“Sudah sekian lama kami berjuang untuk tetap berada di posisi saat ini. Kami akan berjuang untuk mempertahankan mimpi ini selama mungkin,” ujar Valverde dalam sebuah konferensi pers baru-baru ini. Baginya, “melangkah maju” berarti tidak gentar menghadapi status tim favorit lawan. Ia sering memuji kekuatan lawan seperti Arsenal sebagai “favorit juara”, namun itu adalah bentuk strategi untuk menjaga kewaspadaan timnya agar tetap fokus dan mampu memaksimalkan sekecil apa pun peluang yang ada.

Filosofi Valverde sangat jelas: Athletic bukan tim yang takut pada nama besar. Dengan skuat yang mengandalkan bakat lokal Basque, melangkah sejauh mungkin di fase gugur Liga Champions menjadi target realistis yang ingin ia capai musim ini.

Konsistensi di La Liga dan Tantangan Papan Atas

Di kancah domestik, Athletic Bilbao terus berupaya menjaga konsistensi. Valverde menekankan bahwa untuk bisa terus melangkah maju, tim tidak boleh kehilangan poin di laga-laga krusial. Hingga awal 2026, persaingan di La Liga sangat ketat, di mana tim-tim seperti Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid tetap mendominasi.

Namun, Valverde memiliki resep tersendiri. Ia fokus pada pengembangan mentalitas pemain mudanya. Keberhasilan mempertahankan pemain kunci seperti Nico Williams di tengah godaan klub besar menjadi salah satu bukti bahwa proyek Valverde memiliki daya tarik yang kuat. “Kami memiliki tim yang sangat sangat bagus dan kami ingin mempertajamnya. Kami ingin bersaing di setiap laga,” tegasnya.

Target di liga adalah mengamankan posisi empat besar kembali, guna memastikan partisipasi di Liga Champions musim depan secara beruntun. Bagi Valverde, konsistensi di liga domestik adalah fondasi utama sebelum mereka bermimpi tentang trofi.

Menjaga Warisan Copa del Rey dan Supercopa

Menjaga Warisan Copa del Rey dan Supercopa
Menjaga Warisan Copa del Rey dan Supercopa

Athletic Bilbao memiliki hubungan yang sangat intim dengan Copa del Rey. Sebagai salah satu klub dengan gelar terbanyak kedua di kompetisi ini, trofi domestik selalu menjadi prioritas. Ernesto Valverde ingin timnya terus menunjukkan karakter “Singo” yang tak kenal takut di kompetisi eliminasi ini.

Meski baru saja mengalami pil pahit di babak semifinal Supercopa de Espana 2026 setelah kekalahan telak dari Barcelona, Valverde tidak ingin timnya terpuruk. Ia justru menggunakan momen kegagalan tersebut sebagai batu loncatan. Pernyataan “Kami Ingin Melangkah Maju” juga berarti kemampuan untuk bangkit dari kekalahan yang menyakitkan.

“Itu adalah salah satu pertandingan terburuk kami dalam waktu yang lama,” aku Ernesto Valverde setelah kekalahan di Supercopa. Namun, bagi pelatih yang dijuluki Txingurri (Semut) ini, evaluasi adalah kunci. Ia ingin pemainnya belajar dari kesalahan saat membiarkan penjagaan kendur, agar di babak sisa Copa del Rey dan La Liga, performa serupa tidak terulang kembali.

Filosofi Permainan: Agresivitas dan Kebersamaan Skuat

Apa yang membuat Athletic Bilbao di bawah Valverde begitu disegani musim ini? Jawabannya terletak pada gaya main yang sangat identik dengan identitas klub. Ernesto Valverde mengandalkan tekanan tinggi (high pressing) dan transisi cepat.

Dalam skema 4-2-3-1 atau 4-3-3 yang fleksibel, Athletic bertransformasi menjadi unit pertahanan yang kokoh namun sangat mematikan di sisi sayap melalui kecepatan pemain-pemainnya. Valverde menekankan pentingnya efisiensi. “Kami harus sangat berhati-hati dan memanfaatkan peluang,” adalah prinsip yang selalu ia tanamkan, terutama saat bertemu lawan yang memiliki kualitas teknik lebih tinggi.

Lebih dari sekadar taktik, Ernesto Valverde mengandalkan kohesi sosial di dalam tim. Kebijakan hanya memainkan pemain keturunan Basque membuat tim ini memiliki ikatan batin yang lebih kuat dibanding tim manapun di dunia. Valverde memanfaatkan rasa memiliki ini untuk memacu motivasi pemain agar selalu memberikan lebih dari 100 persen di setiap pertandingan.

Era Baru Kemandirian Athletic Bilbao

Era Baru Kemandirian Athletic Bilbao
Era Baru Kemandirian Athletic Bilbao

Ernesto Valverde telah membuktikan bahwa dengan kepemimpinan yang tepat, Athletic Bilbao bisa bersaing di level tertinggi tanpa harus mengubah filosofi unik mereka. Ambisinya untuk terus “melangkah maju” di musim 2025/2026 bukan sekadar harapan kosong, melainkan rencana yang sedang dieksekusi dengan matang.

Meski jalan di depan penuh dengan tantangan, terutama di panggung Eropa dan persaingan ketat La Liga, Valverde tetap optimis. Dengan kontrak yang telah diperpanjang hingga Juni 2026, manajemen klub memberikan kepercayaan penuh bagi sang pelatih untuk membangun dinasti baru di San Mames. Bagi para pendukung, musim ini adalah tentang keberanian untuk bermimpi lebih besar dan melihat tim kesayangan mereka melangkah gagah di antara para raksasa sepak bola dunia.