Mobilyaelemani – Panggung Copa del Rey selalu menyajikan drama yang tak terduga, di mana semangat juang sering kali mengalahkan status di atas kertas. Dalam laga babak 16 besar yang berlangsung sengit di Stadion Mendizorrotza, Deportivo Alaves berhasil mengunci tiket ke perempat final setelah menumbangkan Rayo Vallecano dengan skor tipis. Sosok yang menjadi buah bibir dalam kemenangan emosional ini tak lain adalah Carlos Vicente, penyerang sayap yang tampil gemilang dan dinobatkan sebagai pahlawan bagi publik Vitoria-Gasteiz.
Kemenangan ini bukan sekadar hasil akhir di papan skor, melainkan bukti ketangguhan taktik pelatih Luis García Plaza dan mentalitas baja skuad Alaves. Di tahun 2026 ini, Copa del Rey menjadi target realistis bagi Alaves untuk mengukir sejarah baru, dan langkah mereka kini semakin dekat menuju tangga juara.
Jalannya Pertandingan, Duel Taktis di Mendizorrotza

Sejak peluit pertama dibunyikan, atmosfer di stadion sudah terasa sangat panas. Alaves yang bermain di depan pendukung sendiri langsung mengambil inisiatif serangan. Mengandalkan formasi 4-2-3-1, mereka mencoba mengeksploitasi sisi sayap yang dijaga oleh pertahanan Rayo Vallecano.
Di sisi lain, Rayo Vallecano yang datang dengan ambisi besar tidak tinggal diam. Mereka menerapkan garis pertahanan tinggi dan melakukan pressing ketat sejak di area pertahanan Alaves. Namun, kehadiran Carlos Vicente di sisi kanan serangan Alaves benar-benar menjadi pembeda. Kecepatan dan kemampuan dribbling satu lawan satu Vicente berkali-kali merepotkan bek kiri Rayo.
Pertandingan sempat berjalan alot di lini tengah. Kedua tim saling jual beli serangan, namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat babak pertama berakhir dengan skor kacamata. Meski begitu, tanda-tanda dominasi Vicente sudah terlihat lewat beberapa umpan silang berbahaya yang nyaris dikonversi menjadi gol oleh penyerang utama Alaves.
Carlos Vicente: Momen Magis Sang Pahlawan
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Alaves tampak lebih berani dalam melakukan penetrasi ke kotak penalti. Momen yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba di menit ke-68. Melalui sebuah skema serangan balik cepat, bola dialirkan dengan rapi menuju kaki Carlos Vicente di sisi kanan.
Dengan ketenangan luar biasa, Vicente melakukan gerakan tipu yang mengecoh dua pemain bertahan Rayo sebelum melepaskan tembakan melengkung ke sudut jauh gawang yang tak mampu dijangkau oleh kiper lawan. Gol! Stadion Mendizorrotza bergemuruh hebat merayakan gol tunggal yang akhirnya menjadi penentu kemenangan.
Statistik Vicente dalam laga ini sangat mengesankan. Selain mencetak gol kemenangan, ia mencatatkan 85% akurasi umpan, 4 kali memenangkan duel udara, dan menciptakan 3 peluang emas. Penampilan ini menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di skuad Alaves musim ini.
Pertahanan Baja Alaves Menahan Gempuran Rayo

Setelah unggul satu gol, Alaves tidak lantas bermain bertahan total. Namun, Rayo Vallecano yang tertinggal mulai memasukkan pemain-pemain bertipe menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Dalam 15 menit terakhir, jantung para pendukung Alaves dipaksa berdegup kencang.
Rayo berkali-kali melepaskan tembakan dari luar kotak penalti dan mencoba memanfaatkan situasi bola mati. Di sinilah peran lini belakang Alaves dan kiper utama mereka diuji. Kedisiplinan bek tengah dalam membuang bola-bola lambung serta koordinasi yang rapi di lini tengah membuat serangan Rayo selalu menemui jalan buntu.
Kemenangan ini juga merupakan buah dari kerja keras kolektif. Meski Carlos Vicente Deportivo Alaves yang mencetak gol, pujian juga layak diberikan kepada barisan pertahanan yang berhasil mencatatkan clean sheet di laga krusial ini.
Signifikansi Menuju Babak Delapan Besar
Melaju ke babak delapan besar (perempat final) Copa del Rey adalah pencapaian besar bagi Deportivo Alaves. Kompetisi ini dikenal sebagai jalan pintas paling bergengsi untuk mendapatkan tiket ke kompetisi Eropa selain melalui jalur klasemen liga.
Dengan gugurnya beberapa tim unggulan di babak sebelumnya, peluang Alaves untuk melangkah lebih jauh kini terbuka lebar. Mentalitas juara mulai tumbuh di dalam ruang ganti. Bagi Carlos Vicente dan rekan-rekan, kemenangan atas Rayo Vallecano ini menjadi suntikan moral yang luar biasa untuk menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh di babak selanjutnya, termasuk potensi bertemu raksasa seperti Real Madrid atau Barcelona.
Strategi Luis García Plaza dan Masa Depan Carlos Vicente

Keberhasilan Alaves musim ini tidak lepas dari tangan dingin sang pelatih, Luis García Plaza. Ia berhasil memaksimalkan potensi pemain-pemain yang mungkin sebelumnya kurang dilirik, seperti Carlos Vicente. Plaza memberikan kebebasan bagi Vicente untuk berekspresi di lapangan, yang terbukti membuahkan hasil manis.
Bagi Carlos Vicente sendiri, penampilan heroik di Copa del Rey ini diprediksi akan meningkatkan nilai tawarnya di pasar transfer. Namun, manajemen Alaves tampaknya akan sekuat tenaga mempertahankan sang pemain, setidaknya hingga akhir musim 2026 ini. Vicente telah menjadi ikon baru bagi para pendukung muda Alaves, sebuah simbol bahwa dengan kerja keras, pemain dari tim medioker pun bisa menjadi pahlawan di panggung besar.
Kesimpulan
Deportivo Alaves telah membuktikan bahwa mereka adalah kekuatan yang tidak boleh diremehkan di Copa del Rey musim 2025/2026. Gol tunggal Carlos Vicente ke gawang Rayo Vallecano bukan hanya sekadar angka, melainkan tiket menuju harapan baru di babak perempat final.
Kini, seluruh mata tertuju pada undian babak delapan besar. Siapa pun lawan yang akan dihadapi, Alaves telah menunjukkan bahwa mereka memiliki “senjata rahasia” dalam diri Carlos Vicente dan pertahanan yang sulit ditembus. Perjalanan menuju final mungkin masih panjang, namun kemenangan di Mendizorrotza ini akan selalu diingat sebagai malam di mana Carlos Vicente menjadi pahlawan sejati bagi Alaves.
